TELUK KUANTAN - Dalam rangka melestarikan tradisi Pacu Jalur. Kapolres Kuansing, Akbp Hidayat Perdana beserta jajaran bakal menanam pohon sumber kayu Jalur.
Akbp Hidayat Perdana
Dalam mewujudkannya Bhayangkara dengan dua melati dipundak itu menggandeng Dubalang Kuantan sebagai mitra.
" Kayu sebagai bahan baku Jalur punya peran vital menjaga tradisi Pacu Jalur,"katanya, Selasa (22/9/26).
Rencananya jenis kayu-kayu yang akan ditanam seperti Marsawa, Meranti dan Kruing.
" Itu jenis pohon-pohon yang menjadi kayu Jalur,"ujarnya.
Penanamannya harus dimulai sejak sekarang. Karena untuk dapat menjadi Kayu Jalur usianya dapat mencapai ratusan tahun
" Kalau ditanam hari ini Ya mungkin Kita tidak akan melihatnya lagi saat sudah menjadi kayu Jalur. Paling cepat umur pohon sudah 50 tahun keatas "katanya.
Lanjut Kapolres, penanaman bersama Dubalang Kuantan akan dilaksanakan didesa-desa.
Mengenai lokasi penanaman pada masing-masing desa tentu setelah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
" Mudah-mudahan jenis-jenis Kayu Jalur yang akan ditanam selamat sampai besar,"ujarnya.
Untuk itu pemerintah dan warga masing-masing desa memelihara pohon Kayu Jalur yang akan ditanam. Karena stok kayu penting.menjaga kelestarian Pacu Jalur dimasa datang. ( ms )